Supervisi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang atasan kepada seorang bawahan untuk membantu memecahkan masalah-masalah dalam suatu pekerjaan. Dalam lingkup pendidikan supervisi dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada guru serta siswa dalam rangka membantu memecahkan masalah yang dihadapi guru dan siswa. Supervisi harus dilakukan secara sistimatik, demokratik, kooperatif dan bertujuan.
Supervisi dalam dunia pendidikan untuk membantu tenaga pendidik agar lebih meningkatkan kinerja yang profesional. Supervisor tugasnya adalah melihat, menilik dan mengawasi orang yang disupervisi agar lebih maju dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki atau meningkatkan proses belajar murid, untuk mencapai hasil belajar maksimal
Hakikat supervisi pendidikan merupakan kegiatan-kegiatan
- Inspeksi (pengawasan) mencari kesalahan, seorang guru atau kepala sekolah hal ini kurang disukai
- Penilikan dan pengawasan – Tidak semata-mata mencari kesalahan akan tetapi juga memperhatikan hal yang sudah dianggap baik untuk dilanjutkan pengembangannya
- Monitoring (memantau) kegiatan untuk mengumpulkan data pelaksanaan suatu program sebagai bahan penilaian
- Evaluasi yaitu kegiatan untuk membandingkan suatu objek dengan kriteria yang sudah ditetapkan
Guru memerlukan supervisi pendidikan sebagai bahan untuk lebih meningkatkan kinerjanya, untuk mengetahui kekurangan dan berusaha untuk memperbaikinya, Untuk meningkatkan profesional guru sehingga mutu pendidikan meningkat, Mengukur sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai guru.
Supervisi yang diperlukan guru meliputi dua aspek yaitu :
- Supervisi Akademis yang menitikberatkan pada pengamatan supervisi terhadap kegiatan akademis
- Supervisi managerial menitik beratkan pada aspek pengelolaan dan administrasi sekolah sebagai pendudukung pembelajaran
Continue reading »
Sebutkan dan jelaskan berbagai fungsi Supervisi Pendidikan?
Fungsi Supervisi Pendidikan
- Mengkoordinasikan semua usaha sekolah : usaha tiap guru, usaha-usaha sekolah, usaha-usaha pertumbuhan jabatan
- Memperlengkapi kepemimpinan sekolah – Melatih dan memperlengkapi guru-guru agar mereka memiliki keterampilan dan kepemimpinan dalam kepemimpinan sekolah
- Memperluas pengalaman
- Memberikan fasilitas dan penilaian yang kontinue
- Menganalisa sistem belajar
- Memberi pengarahan dan keterampilan pada setiap bangsa
- Menintegrasi tujuan dan pembentukan kemampuan. Menurut Gregoria (1966) ada 5 fungsi Supervisi Pendidikan yaitu : fungsi inspeksi, fungsi penelitian, fungsi pelatihan, fungsi bimbingan, dan fungsi penilaian
Peranan supervisi dalam mencapai tujuan supervisi yang efektif adalah membantu pada guru untuk lebih sadar akan kekurangan dan berusaha mencari jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan itu lewat kegiatan-kegiatan KKG misalnya :
- Memotivasi para guru dalam meningkatkan situasi
- Belajar efektif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
- Membangkitkan konsekuensi pada guru akan adanya perubahan di masyarakat
Kedudukan supervisi dalam program pendidikan adalah alat untuk mengevaluasi keberhasilan suatu lembaga pendidikan dengan melalui bimbingan profesional bagi guru agar sadar dalam meningkatkan kinerjanya untuk tercapainya tujuan supervisi itu sendiri.
Tujuan Supervisi Pendidikan adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personal tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar
Continue reading »
