UnsilSter Blog

Info Handphone dan Makalah Terbaru

Facebook Tempat Selingkuh!

Aneh-aneh aja dech, masih ada juga yang nganggap kalau Facebook sebagai tempat selingkuh. Pas pertama kali lihat dan baca status seseorang yang mengatakan “Mau buktiin Facebook bukan ajang selingkuh!” rasanya sedikit aneh? Jangan-jangan nih yang nulis status memang suka nyari gebetan lewat Facebook! Makanya, mungkin sang pacar jadi nganggap kalau Facebook itu jadi ajang selingkuh! Atau kemungkinan lain, sang pacar memang nggak punya akun Facebook (karena terlalu sibuk mungkin, atau lebih parahnya mungkin nggak tau cara menggunakan Facebook!).

Tak dipungkiri Facebook memang punya sisi negatif dan sisi positif (ini hal wajar, karena segala sesuatunya di dunia ini pasti punya dua sisi yang berbeda), tergantung dari sudut pandang mana kita melihat Facebook. Kalau kita selalu berpandangan negatif (Negative Thinking) terhadap segala sesuatunya, maka jangan mengherankan bila akhirnya kita (bahkan orang di sekeliling kita) bakal punya pandangan negatif juga terhadap kita!

Kalau kita selalu berpikir positif dan juga memanfaatkan Facebook untuk hal-hal yang positif juga, sudah bisa dipastikan bahwa Facebook akan memberikan manfaat bagi hidup kita. Sebagai contoh, sebuah perusahaan ternama di Amerika malah menganjurkan karyawannya untuk punya akun Facebook dan Twitter, tujuannya tidak lain, bilamana si karyawan tersebut mengalami kesulitan atau mentok ketika menyelesaikan suatu tugas, dia bisa share masalahnya tersebut dengan karyawan yang lainya, sehingga terjadi proses sharing dan kolaborasi untuk menyelesaikan segala permasalahan tersebut, Alhasil setiap tugasnya pun bisa diselesaikan tepat waktu!

Tak jauh berbeda, salah satu perusahaan ISP ternama di Indonesia, juga menyarankan karyawannya untuk punya akun Facebook. tujuannya tidak lain, Facebook dijadikan sebagai sarana untuk menarik minat pelanggan (terutama kalangan anak muda).

Selain itu, Facebook bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi dengan teman-teman lama kita. Banyak cerita dan kisah, bagaimana dua orang sahabat yang tidak pernah bertemu selama 14 tahun, bisa bertemu dan berkomunikasi lagi lewat Facebook.

So… kalau kita selalu berpikir positif dan memanfaatkan facebook untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat, dijamin Facebook pun akan selalu memberikan sisi positifnya pada kita. Keep positive thinking! Jadi sebenarnya kita nggak perlu nulis status yang nggak penting “Mw Buktiin Facebook bukan ajang selingkuh!” kalau kita memang nggak pernah dan nggak kepikiran memanfaatkan facebook sebagai tempat selingkuh!

Hack Facebook : Hati-hati Pencurian Identitas Pribadi

Zaman dimana Social Networking (Facebook, MySpace, Friendster dll) begitu digandrungi oleh banyak orang, pencurian identitas seseorang tidaklah terlalu sulit, bahkan cenderung bisa dikatakan sangat mudah untuk dilakukan. Anda tidak harus susah payah mencari-cari password dan username seseorang untuk di bajak, yang termudah adalah dengan membuat sebuah profile (baik di Facebook,  MySpace, ataupun Friendster) dengan mempergunakan namanya alias membuat Fake Profile!

Untuk membuktikan betapa mudahnya mencuri identitas seseorang, penulis mencoba membuat beberapa profile (di Facebook, MySpace, Friendster) dengan mempergunakan identitas seorang teman  yang terbilang cantik dan pandai bergaul (sebut saja bernama Ayu) tentu saja tanpa sepengetahuan si Ayu.  Profile ‘aspal’ yang dibuat, ditata sedemikian mirip  dengan profile aslinya si Ayu ini. Alhasil, dalam beberapa hari saja, penulis berhasil menerima berbagai request untuk add friend, comment sampai message dari teman-teman si Ayu? Yang lebih mencengangkan, ketika penulis membalas sebuah comment (dari seorang cowo, yang notabene family si Ayu) dan meminta si cowo tersebut mentransfer sejumlah pulsa. My God, si cowo tersebut dengan mudahnya memberikan pulsa pada si Ayu (palsu) ini. Bisa dibayangkan kan, betapa mudahnya kita mencuri identitas seseorang dan mengaku-ngaku sebagai dirinya? Tanpa mesti kita susah payah mencari-cari password atau username seseorang?

  • Cari tahu sedetil mungkin info tentang orang yang akan kita  buat profile palsunya.
  • Lakukan cross check? Dalam kasus diatas, lakukan pencarian profile si Ayu di Friendster, catat semua teman (atau paling tidak, catat siapa yang sering kirim comment ke si Ayu, siapa Featured Friendsnya). Setelah itu cross check dengan profile Facebook si Ayu? Seperti kita ketahui, orang yang sering ber-FS pasti juga sering ber-FB! Cross check ini berguna untuk mendapatkan teman-teman si Ayu, yang real/akrab alias bukan sekedar teman sepintas, tapi teman yang memang sudah punya ikatan “kekeluargaan” dan biasanya teman yang real/akrab ini selalu saling add, baik di FS-nya maupun di FB-nya.
  • Setelah mendapatkan daftar teman hasil cross check, saatnya membuat profile palsu alias fake profile di Facebook? Buat sedemikian mirip dengan profile si Ayu? Cara yang termudah adalah dengan copy paste!!
  • Its show time? Pertama kali Add dulu teman-teman real si Ayu hasil cross check, buat mereka percaya bahwa ini memang benar-benar profile si Ayu? Usahakan agar mereka mengirimkan comment pada profile palsu ini, sehingga profile palsu ini akan tampak lebih real.
  • Finally, selanjutnya terserah anda? Tapi Jangan heran kalau teman-teman real/akrab si Ayu ini akan begitu saja percaya dengan profile palsu dan merekapun akan antusias dengan apa yang dikatakan dan dilakukan oleh kita (profile palsu).
  • Pertanyaannya, bagaimana mencegah (atau paling tidak meminimalisir) terhadap aksi pencurian identitas pribadi ini? / BERSAMBUNG.