<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>unsilster &#187; Catatan Harian</title>
	<atom:link href="http://unsilster.com/category/catatan-harian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unsilster.com</link>
	<description>Info Terbaru dan Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2011 03:25:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Contoh Dialog Bahasa Inggris</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/12/contoh-dialog-bahasa-inggris/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/12/contoh-dialog-bahasa-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 03:25:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=978</guid>
		<description><![CDATA[Contoh Dialog Cerita Daerah dalam Bahasa Inggris Loki : Hi, Tari. What’re you doing? Tari : Hi, Loki. I’m reading the story of si Pungguk from West Sumatra, Guess what, this is the second time I’m reading it. Loki : Well, what so special? Tell me more Tari : This story is about a powerfull [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Contoh Dialog Cerita Daerah dalam Bahasa Inggris</p>
<p>Loki : Hi, Tari. What’re you doing?</p>
<p>Tari : Hi, Loki. I’m reading the story of si Pungguk from West Sumatra, Guess what, this is the second time I’m reading it.</p>
<p>Loki : Well, what so special? Tell me more</p>
<p style="text-align: justify;">Tari : This story is about a powerfull love. Pungguk was a poor good-looking young man. He fell in love with Princess Purnama Bulan, although they were in love with each other, Purnama Bulan already had a fiance. One day, Purnama Bulan gave Pungguk a veil. When Pungguk walked. Purnama bulan’s fiance noticed the veil, and thought that Pungguk stole it. With his sword, he killed Pungguk. Believe it or not, from Pungguk’s dead body grew some mushrooms, it changed into living creatures, birds. Those birds were called Pungguk, the used to sit on the highest branch of a three looking at a full moon. Surprisingly they called “Pungguk! Pungguk!”</p>
<p>Loki : What an interesting story!<br />
Well unfortunately, it ended sadly!</p>
<p>Tari : Oh, Sorry Loki, I must go to now. See you later.</p>
<p>Loki : OK, See You….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/12/contoh-dialog-bahasa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian dan Azaz Supervisi Pendidikan</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/11/pengertian-dan-azaz-supervisi-pendidikan/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/11/pengertian-dan-azaz-supervisi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 03:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[SUpervisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[Supervisi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang atasan kepada seorang bawahan untuk membantu memecahkan masalah-masalah dalam suatu pekerjaan. Dalam lingkup pendidikan supervisi dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada guru serta siswa dalam rangka membantu memecahkan masalah yang dihadapi guru dan siswa. Supervisi harus dilakukan secara sistimatik, demokratik, kooperatif dan bertujuan. Supervisi dalam dunia pendidikan untuk membantu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Supervisi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang atasan kepada seorang bawahan untuk membantu memecahkan masalah-masalah dalam suatu pekerjaan. Dalam lingkup pendidikan supervisi dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada guru serta siswa dalam rangka membantu memecahkan masalah yang dihadapi guru dan siswa. Supervisi harus dilakukan secara sistimatik, demokratik, kooperatif dan bertujuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Supervisi dalam dunia pendidikan untuk membantu tenaga pendidik agar lebih meningkatkan kinerja yang profesional. Supervisor tugasnya adalah melihat, menilik dan mengawasi orang yang disupervisi agar lebih maju dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki atau meningkatkan proses belajar murid, untuk mencapai hasil belajar maksimal</p>
<p style="text-align: justify;">Hakikat supervisi pendidikan merupakan kegiatan-kegiatan</p>
<ul>
<li>Inspeksi (pengawasan) mencari kesalahan, seorang guru atau kepala sekolah hal ini kurang disukai</li>
<li>Penilikan dan pengawasan &#8211; Tidak semata-mata mencari kesalahan akan tetapi juga memperhatikan hal yang sudah dianggap baik untuk dilanjutkan pengembangannya</li>
<li>Monitoring (memantau) kegiatan untuk mengumpulkan data pelaksanaan suatu program sebagai bahan penilaian</li>
<li>Evaluasi yaitu kegiatan untuk membandingkan suatu objek dengan kriteria yang sudah ditetapkan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Guru memerlukan supervisi pendidikan sebagai bahan untuk lebih meningkatkan kinerjanya, untuk mengetahui kekurangan dan berusaha untuk memperbaikinya, Untuk meningkatkan profesional guru sehingga mutu pendidikan meningkat, Mengukur sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai guru.</p>
<p style="text-align: justify;">Supervisi yang diperlukan guru meliputi dua aspek yaitu :</p>
<ul>
<li>Supervisi Akademis yang menitikberatkan pada pengamatan supervisi terhadap kegiatan akademis</li>
<li>Supervisi managerial menitik beratkan pada aspek pengelolaan dan administrasi sekolah sebagai pendudukung pembelajaran<span id="more-975"></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Seorang kepala sekolah dalam menciptakan suatu iklim pertumbuhan profesional melalui supervisi pendidikan</p>
<ul>
<li>Kepemimpinan demokrasi</li>
<li>Menunjukkan kekurangan kinerja guru mencari (mengarahkan upaya memperbaiki kekurangan)</li>
<li>Membina kerjasama dengan baik</li>
<li>Memberi kesempatan untuk mengembangkan air agar lebih profesional</li>
<li>Memutuskan suatu masalah secara profesional, melalui kerja sama yang baik</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Contoh kongkrit layanan profesional supervisi pendidikan melalui salah satu bidang studi</p>
<ul>
<li>Mengawasi pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar</li>
<li>Kesesuaian tujuan dengan metode yang dipilih media yang tepat</li>
<li>Cara penyampaian materi</li>
<li>Hasil yang dicapai</li>
<li>Menilai pelaksanaan KBM yang dilakukan guru dari perencanaan pelaksanaan dan evaluasi</li>
<li>Mengkoreksi kesalahan yang dilakukan guru</li>
<li>Mengarahkan guru secara profesional</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Prinsip Supervisi Pendidikan</p>
<ul>
<li>Prinsip Ilmiah</li>
<li>Supervisi dilaksanakan berdasarkan data objektif</li>
<li>Diperlukan perekam data</li>
<li>Supervisi dilaksanakan sistimasi, berencana dan kontinu</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Prinsip Demokrasi<br />
Supervisi yang dilakukan berdasarkan hubungan yang akrab untuk menciptakan rasa aman dalam menjalankan tugasnya</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip Kerjasama<br />
Memberi support, mendorong, menstimulasi guru, sehingga mereka merasa tumbuh bersama</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip Konstruktif dan Kreatif<br />
Setiap guru merasa termotivasi dalam mengembangkan potensi kreativitas, menciptakan suasana kerja yang menyenangkan bukan menakutkan</p>
<p style="text-align: justify;">Indikator Supervisi yang mempertimbangkan prinsip positif adalah supervisi yang berprinsip demokrasi dan kooperatif artinya supervisi :</p>
<ul>
<li>Tidak otoriter</li>
<li>Tidak mencari kesalahan guru</li>
<li>Tidak bertindak sebagai inspektur</li>
<li>Tidak menganggap dirinya lebih tinggi</li>
<li>Tidak boleh memperhatikan hal-hal yang kecil saat mengajar</li>
<li>Tidak boleh lekas kecewa</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Supervisi mempertimbangkan prinsip negatif artinya supervisor :</p>
<ul>
<li>Mudah kecewa</li>
<li>Merasa lebih tinggi</li>
<li>Bertindak sebagai inspektur</li>
<li>Mencari kesalahan</li>
<li>Otoriter</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Azas-Azas Pelaksanaan Supervisi Pendidikan<br />
Supervisi pendidikan adalah</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian terpadu dari program pendidikan</p>
<ul>
<li>Memperlakukan manusi seutuhnya baik secara individual sosial, atau sebagai makhluk Tuhan</li>
<li>Bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional</li>
<li>Dilaksanakan secara musyawarah, saling menghormati, mengeluarkan pendapat, menghargai pendapat orang lain</li>
<li>Memperlihatkan kesejahteraan pegawai pendidik baik pemenuhan perorangan dan sosial</li>
<li>Dilaksanakan oleh guru yang sudah mendapat pendidikan dan latihan supervisi</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Upaya-upaya yang baik yang dilakukan pengawas dalam pelaksanaan supervisi pendidikan adalah :</p>
<ul>
<li>Menciptakan kenyanaman bagi orang yang disupervisi</li>
<li>Bukan untuk mencari kesalahan, menghargai setiap potensi dari orang yang disupervisi</li>
<li>Memberi bantuan dalam memecahkan suatu masalah</li>
<li>Bertindak objektif, demokratif dan kooperatif</li>
<li>Jika ada kekurangan dari orang yang disupervisi, memberikan motivasi dan mengarahkan dengan musyawarah.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan supervisi harus berlandaskan pada pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan sebab kalau tidak berdasarkan pada pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan akan terjadi penyimpangan dari maksud dan tujuan supervisi pendidikan</p>
<p style="text-align: justify;">Pedoman pelaksanaan supervisi pendidikan diantaranya adalah :</p>
<ul>
<li>Tujuan Supervisi Pendidikan</li>
<li>Prinsip-prinsip Supervisi Pendidikan</li>
<li>Azas-azas Supervisi Pendidikan</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/11/pengertian-dan-azaz-supervisi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan antara Supervisi Akademis dan Supervisi Managerial?</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/10/perbedaan-antara-supervisi-akademis-dan-supervisi-managerial/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/10/perbedaan-antara-supervisi-akademis-dan-supervisi-managerial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 05:12:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SUpervisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Sebutkan dan jelaskan berbagai fungsi Supervisi Pendidikan? Fungsi Supervisi Pendidikan Mengkoordinasikan semua usaha sekolah : usaha tiap guru, usaha-usaha sekolah, usaha-usaha pertumbuhan jabatan Memperlengkapi kepemimpinan sekolah &#8211; Melatih dan memperlengkapi guru-guru agar mereka memiliki keterampilan dan kepemimpinan dalam kepemimpinan sekolah Memperluas pengalaman Memberikan fasilitas dan penilaian yang kontinue Menganalisa sistem belajar Memberi pengarahan dan keterampilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebutkan dan jelaskan berbagai fungsi Supervisi Pendidikan?</p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi Supervisi Pendidikan</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mengkoordinasikan semua usaha sekolah : usaha tiap guru, usaha-usaha sekolah, usaha-usaha pertumbuhan jabatan</li>
<li>Memperlengkapi kepemimpinan sekolah &#8211; Melatih dan memperlengkapi guru-guru agar mereka memiliki keterampilan dan kepemimpinan dalam kepemimpinan sekolah</li>
<li>Memperluas pengalaman</li>
<li>Memberikan fasilitas dan penilaian yang kontinue</li>
<li>Menganalisa sistem belajar</li>
<li>Memberi pengarahan dan keterampilan pada setiap bangsa</li>
<li>Menintegrasi tujuan dan pembentukan kemampuan. Menurut Gregoria (1966) ada 5 fungsi Supervisi Pendidikan yaitu : fungsi inspeksi, fungsi penelitian, fungsi pelatihan, fungsi bimbingan, dan fungsi penilaian</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Peranan supervisi dalam mencapai tujuan supervisi yang efektif adalah membantu pada guru untuk lebih sadar akan kekurangan dan berusaha mencari jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan itu lewat kegiatan-kegiatan KKG misalnya :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Memotivasi para guru dalam meningkatkan situasi</li>
<li>Belajar efektif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai</li>
<li>Membangkitkan konsekuensi pada guru akan adanya perubahan di masyarakat</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kedudukan supervisi dalam program pendidikan adalah alat untuk mengevaluasi keberhasilan suatu lembaga pendidikan dengan melalui bimbingan profesional bagi guru agar sadar dalam meningkatkan kinerjanya untuk tercapainya tujuan supervisi itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan Supervisi Pendidikan adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personal tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar<span id="more-972"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan khusus supervisi pendidikan adalah</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Meningkatkan mutu kinerja guru</li>
<li>Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik</li>
<li>Meningkatkan efektivitas dan effisiensi sarana dan prasana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik untuk mengoptimalkan keberhasilan siswa</li>
<li>Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah</li>
<li>Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah, tercipta situasi aman tenang, tentram, kondusif dan akan meningkatkan kualitas keberhasilan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Definisi supervisi manajerial adalah pemantaun dan pembinaan terhadap pengelolaan dan administrasi sekolah</p>
<p style="text-align: justify;">Supervisi Managerial terfokus pada :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Managemen kurikulum dan pembelajaran</li>
<li>Kesiswaan</li>
<li>Sarana prasana</li>
<li>Ketenagaan</li>
<li>Keuangan</li>
<li>Hubungan sekolah dengan masyarakat (adanya komite sekolah)</li>
<li>Layanan khusus</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Essensi atau hakikat supervisi managerial, supervisor juga dituntut untuk memantau yang berkaitan dengan standar isir, SKL, Standar Proses, Standar Tenaga Pendidik, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, Standar Penilaian. Hakikat Supervisi menagerial adalah agar sekolah terakreditasi dengan baik dan dapat memenuhi Standar Pendidikan Nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip-prinsip Supervisi Managerial dalam pelaksanaannya adalah :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pengawas tidak otoriter</li>
<li>Menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis</li>
<li>Supervisi dilaksanakan berkesinambungan</li>
<li>Supervisi harus demokratis, aktif dan kooperatif</li>
<li>Program yang intergral, orientasinya tujuan Pendidikan Nasional</li>
<li>Supervisi harus komprehensif, mencakup keseluruhan aspek</li>
<li>Harus konstruktif</li>
<li>Harus objektif</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Metode Supervisi Managerial<br />
Monitoring dan Evaluasi</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Memonitoring pelaksana Rencana Pengembangan Sekolah (RPK), pengawas harus melengkapi diri dengan daftar isian yang memuat indikator sekolah</li>
<li>Evaluasi mengetahui sejauhmana kesuksesan pelaksanaan penyelenggaraan sekolah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Focused Group Discussion (Diskusi Kelompok)<br />
Keterbukaan pihak sekolah dengan komite sekolah, pengawas sebagai fasilitator</p>
<p style="text-align: justify;">Metode Delphi &#8211; Sekolah memiliki rumusan visi, misi dan tujuan yang jelas dan realism sesuai dengan kondisi sekolah, peserta didik, potensi sekolah</p>
<p style="text-align: justify;">Workshop &#8211; Bersifat kelompok, melibatkan beberapa sekolah, perwakilan komite lewat KKPS, K3S. Contoh inisiatif untuk pengembangan KTSP</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Menentukan materi</li>
<li>Menentukan peserta</li>
<li>Mementukan penyaji</li>
<li>Alokasi waktu</li>
<li>Sarana dan Prasarana</li>
<li>Ruang lingkup supervisi managerial adalah</li>
<li>Kepala sekolah dan seluruh elemen sekolah lainnya</li>
<li>Pengelolaan dan pengadministrasian</li>
<li>sarana dan prasana</li>
<li>Pelaksanaan (Aktivitas)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Humas</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Supervisi Akademik itu ?<br />
Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan untuk membantu guru mengembangkan kemampuannya dalam mengelola PBM agar mampu mencapai tujuan pembelajaran.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Sebagai penilaian kinerja guru dalam mengelola PBM sesuai dengan kemampuannya</li>
<li>Supervisi akademik sebagai refleksi praktis untuk melihat realitas dalam pengelolaan KBM mulai dari perencanaan penyajian materi, penilaian dan perbaikan dari hasil PBM, melihat kelebihan dan kekurangan guru dan upaya untuk mengembangkan kemampuan guru untuk memfasilitasi belajar bagi murid agar kualitas hasil belajar optimal</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hakikat (Esensi) dari Supervisi Akademik adalah membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya dengan tetap tidak terlepas dan penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola PBM</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan Supervisi Akademik adalah :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalnya</li>
<li>Diselenggarakan untuk memonitor KBM di sekolah melalui class visit kepsek di saat guru mengajar, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawat atau dengan sebagian murid-muridnya</li>
<li>Mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugasnya mendorong guru agar memiliki komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Implementasi Kepala Sekolah dalam fungsi Supervisi Akademik dalam mengubah prilaku pengajaran guru</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Demokrasi, musyawarah dalam melakukan koreksi terhadap kekurangan guru</li>
<li>Tidak bersifat menghakimi dan memvonis</li>
<li>Menghargai potensi kelebihan seorang guru</li>
<li>Dengan visit class untuk melihat secara langsung pelaksanaan guru dalam proses PBM</li>
<li>Evaluasi terhadap PBM</li>
<li>Menunjukkan kekurangan dalam pelaksanaan PBM dan membantu mencari solusinya</li>
<li>Keterkaitan antara tujuan yang satu dengan tujuan lain.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dari pengalaman, metode dan teknik apa saja yang sering dilakukan pengawas atau KS dalam melaksanakan pembinaan profesional akademik para guru.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode Supervisi Akademik</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Monitoring dan evaluasi, memonitoring pelaksanaan PBM mulai dari program, pelaksanaan dan evaluasi</li>
<li>Dalam pembinaan sering lebih menitikberatkan pada kekurangan potensi guru kelebihan diabainya</li>
<li>Kadang formal sehingga pelaksanaan supervisi merupakan suatu hukuman dan vonis dari kekurangan</li>
<li>Kadang supervisor bertindak sebagai inspektur</li>
<li>Kepala sekolah tidak aktif dan kooperatif</li>
<li>Perbaikan Program Akademik selalu menekankan kinerja guru</li>
<li>Kompetensi kepala sekolah yang bertindak tidak profesional</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/10/perbedaan-antara-supervisi-akademis-dan-supervisi-managerial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kewarganegaraan Multi Dimensi</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/10/kewarganegaraan-multi-dimensi/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/10/kewarganegaraan-multi-dimensi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 03:47:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=969</guid>
		<description><![CDATA[Dimensi Pribadi Kapasitas berpikir secara kritis dan sistematis Pemahaman dan kepekaan terhadap masalah perbedaan budaya Pemilihan pemecahandan penyelesaian masalah Kesediaan melindungi lingkungan Dimensi Sosial Keterlibatan individu dalam urusan masyarakat dan komunitasnya berupa pemikiran, tindakan sosial. Sifat-sifat Kewarganegaraan Kemampuan mengenali dan mendekati masalah sebagai masyarakat global. Kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Kemampuan untuk memahami, menerima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dimensi Pribadi</p>
<ul>
<li>Kapasitas berpikir secara kritis dan sistematis</li>
<li>Pemahaman dan kepekaan terhadap masalah perbedaan budaya</li>
<li>Pemilihan pemecahandan penyelesaian masalah</li>
<li>Kesediaan melindungi lingkungan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dimensi Sosial<br />
Keterlibatan individu dalam urusan masyarakat dan komunitasnya berupa pemikiran, tindakan sosial.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat-sifat Kewarganegaraan</strong></p>
<ul>
<li>Kemampuan mengenali dan mendekati masalah sebagai masyarakat global.</li>
<li>Kemampuan bekerja sama dengan orang lain.</li>
<li>Kemampuan untuk memahami, menerima dan menghormati perbedaan budaya.</li>
<li>Kemampuan berpikir kritis dan sistematis.</li>
<li>Kemampuan menyelesaikan konflik dengan cara damai.</li>
<li>Kemampuan mengubah gaya hidup dan pola makanan pokok yang sudah biasa guna melindungi lingkungan.</li>
<li>Memiliki kepekaan terhadap dan mempertahankan hak asasi manusia</li>
<li>Kemauan dan kemampuan berpartisifasi dalam kehidupan politik pada tingkat lokal, nasional dan internasional.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Isi Kewarganegaraan (Bronson, 1998 : 5)<br />
Civic Knowledge<br />
Yaitu kandungan atau apa yang harus diketahui warga negara</p>
<p style="text-align: justify;">Civic Skill<br />
Kecakapan warga negara dalam mempraktekkan hak-haknya dan menunaikan kewajiban sebagai anggota masyarakat yang berdaulat yang berupa kecakapan intelektual dan partisifatif yang relevan</p>
<p style="text-align: justify;">Civic Virtue<br />
Nilai-nilai yang harus dipungai warga negara yang meliputi Civic Disposition (karakter kewarganegaraan) dan Civic Commitment (komitmen kewarganegaraan</p>
<p style="text-align: justify;">Kewarganegaraan dan Nasionalitas<br />
Istilah kewarganegaraan sering dipakai sebagai terjemahan dari nasionalitas (nationality). Nasionalitas merupakan pengikat hubungan antara individu dan negara. Tanpa nasionalitas individu tidak akan memperoleh perlindungan negara sehingga nasionalitas berfungsi sebagai simbol atau identifikasi individu dalam kaitannya dnegan negara tertentu dalam lingkungan internasional. Bukti nasionalitas adalah passport</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan dan Isi Ilmu kewarganegaraan<br />
Tujuan kewarganegaraan adalah partisifasi yang bermutu dan bertanggungjawab dari warga negara dalam kehidupan politik dan masyarakat baik pada tingkat desa, lokal maupun nasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Tujuan dan Isi Civic Knowledge</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Tujuan kewarganegaraan adalah partisifasi yang bermutu dan bertanggungjawab dari warga negara dalam kehidupan politik dan masyarakat baik pada tingkat desa atau komunitasnya, lokal maupun nasional, maka partisifasi tersebut memerlukan penguasaan sejumlah kompetensi kewarganegaraan yaitu :</li>
<li style="text-align: justify;">Penguasaan terhadap pengetahuan dan pemahaman</li>
<li style="text-align: justify;">Pengembangan kemampuan intelektual dan partisifatif</li>
<li style="text-align: justify;">Pengembangan karakter dan sikap mental</li>
<li style="text-align: justify;">Komitmen yang benar terhadap nilai dan prinsip demokrasi konstitutional</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kewarganegaraan dan Ilmu<br />
Kewarganegaraan dalam mata kuliah ini dimaksud dengan ilmu Kewarganegaraan sebagai terjemahan dari Civic atau Ilmu Civic, sama dengan istilah politic yang diterjemahkan dengan ilmu politik saja walupun dimaksud adalah politik sebagai ilmu bukan politik sebagai fenomena praktis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kewarganegaraan sebagai ilmu karena memenuhi syarat espotimologi, ontologi dan aksiologiu.</p>
<p style="text-align: justify;">Civics Education</p>
<ul>
<li>Adalah mata pelajaran dasar yang dirancang untuk mempersiapkan warga negara muda untuk dapat melakukan peran aktif dalam masyarakat setelah dewasa.</li>
<li>Ini merupakan istilah generik yang mencakup pengalaman belajar di sekolah dan di luar sekolah seperti lingkungan keluarga, organisasi keagamaan, ormas dan media.</li>
<li>Jadi Civic Education adalah konsepyang lebih luas dan civic education menjadi bagian penting didalamnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pendidikan demokrasi adalah usaha sistematis yang dilakukan negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negara agar memahami, menghayati, mengembangkan dan mengamalkan konsep, prinsip dan nilai demokrasi sesuai dengan status dan peranannya di masyarakat.<br />
Jadi pendidikan demokrasi yang berupa Civic Education sebagai bagian dari Citizenshift Education yang dimaksud untuk pengembangan watak dan karakter warga negara yang peka, tanggap dan bertanggungjawab terhadap masyarakat, bangsa dan negara.</p>
<p style="text-align: justify;">Civic Disposition</p>
<ul>
<li>Sikap dan kebiasaan warga negara dalam bidang privat dan publik yang kondusif bagi berfungsi dan berlangsungnya sistem demokrasi konstitusional secara sehat.</li>
<li>Karakter privat meliputi tanggungjawab moral, disiplin, penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia dari setiap individu.</li>
<li>Karakter publik meliputi kepeduliaan sebagai warga negara, kesopanan mengindahkan aturan main (Rule of Law) berpikir kritis, kesediaan mendengar, bernegoisasi dan berkompromi</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Karakter Kewarganegaraan tersebut adalah</p>
<ul>
<li>Keadaban atau Civility (Kesopanan yang mencakup penghormatan dan partisifasi aktif dalam interaksi manusiawi)</li>
<li>Tanggungjawab individu dan kecendrungan untuk menerima tanggung jawab pribadi dan konsekuensi dari tindakan pribadi</li>
<li>Disiplin diri dan penghormatan terhadap peraturan untuk pemeliharaan pemerintahan konstitusional tanpa perlu paksaan dari otoritas eksternal</li>
<li>Rasa kewarganegaraan (Civic – Mindedness) dan kehendak untuk mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi sehingga ada kepeduliaan serta keterbukaan pikiran yang mencakup keterbukaan dan pengenalan terhadap kemerdekaan atau ambiguitas.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Civic Commitment<br />
Artinya kesediaan warga negara untuk mengikatkandiri dengan sadar kepada ide dan prinsip serta fundamental demokrasi konstitusional negara. Identitas pribadi nilai-nilai keuangan negara tersebut sangat dipengaruhi Civic Culture, karena Civic Culture merupakan seperangkat ide yang dapat diwujudkan secara efektif dalam refresentase kebudayaan. Jadi sebagai haril penilaian berkenaan adaptasi psiko sosial individual dari ikatanbudaya</p>
<p style="text-align: justify;">Identitas pribadi warga negara yang bersumber dari Civic Culture perlu di kembangkan melalui Civic Education atau pendidikan kewarganegaraan dalam berbagai bentuk dan latar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/10/kewarganegaraan-multi-dimensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Makalah Tentang Akhlak</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/10/contoh-makalah-tentang-akhlak/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/10/contoh-makalah-tentang-akhlak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 02:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=967</guid>
		<description><![CDATA[Secara etimologis akhlak berasal dari Bahasa Arab yaitu bentuk jamak dari “khulk” sedangkan dalam kamus Munjid Akhlak berarti budi pekerti, peringai, tingkah laku atau tabiat. Di dalam Da’iratul Ma’arif dikatakan bahwa Akhlak adalah sifat-sifat manusia yang terdidik. Dari pengertian diatas bahwa akhlak adalah sifat-sifat yang dibawa manusia sejak lahir yang tertanam dalam jiwanya dan selalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Secara etimologis akhlak berasal dari Bahasa Arab yaitu bentuk jamak dari “khulk” sedangkan dalam kamus Munjid Akhlak berarti budi pekerti, peringai, tingkah laku atau tabiat. Di dalam Da’iratul Ma’arif dikatakan bahwa Akhlak adalah sifat-sifat manusia yang terdidik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pengertian diatas bahwa akhlak adalah sifat-sifat yang dibawa manusia sejak lahir yang tertanam dalam jiwanya dan selalu ada padanya. Dimana sifat-sifat tersebut dapat berupa perbuatan baik atau disebut akhlak mulia dan perbuatan buruk atau akhlak tercela.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Prof. Dr. Ahmad Amin mengatakan bahwa akhlak adalah kebiasaan, kehendak. Di dalam Ensiklopedi pendidikan bahwa akhlak adalah budi pekerti, watak, kesusilaan yang merupakan akibat dari sikap jiwa yang benar terhadap khaliknya dan terhadap sesama manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan akhlak menurut Iman Al-Ghozaly, Akhlak ialah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi pada hakekatnya Akhlak ialah suatu kondisi atau sifat yang telah menetap dalam jiwa dan kepribadian hingga dari situ timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat dan tanpa pemikiran.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhlak disebut juga sebagai kondisi atau sifat yang telah meresap dan terpatri dalam jiwa.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa Istilah Lain dari Akhlak</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Etika</strong><br />
Perkataan etika berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang berarti Adat kebiasaan. Didalam Ensiklopedia pendidikan bahwa Etika adalah filsafat tentang nilai, kesusilaan, tentang baik dan buruk.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Drs. Hamzah Ya’kub yang dimaksud Etika adalah ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperhatikan anak perbuatan manusia yang dapat diketahui oleh akal pikiran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Moral</strong><br />
Moral berasal dari bahasa Latin “mores” yaitu bentuk jamak dari “Mos” yang berarti adat kebiasaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesusilaan</strong><br />
Kesusilaan berasal dari kata Susila yang berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu Su dan Sila. Su berarti baik, bagus dan sila berarti dasar, prinsip, peraturan hidup atau norma.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam kamus umum Bahasa Indonesia dikatakan Susila berarti sopan, beradab, baik budi bahasanya oleh karena itu yang dimaksud kesusilaan adalah membimbing manusia agar hidup sopan sesuai dengan norma-norma tata susila.<br />
Persamaan antara ilmu akhlak, etika dan moral adalah sama-sama menentukan hukum atau nilai perbuatan manusia dengan keputusan baik atau buruk, sedangkan perbedaannya terletak pada tolak ukurnya, dimana akhlak tolah ukurnya adalah akal pikiran sedangkan norma/moral tolak ukurnya adalah kebiasaan yang umum berlaku di masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Akhlak Baik sebagai Asa Kebahagiaan</strong><br />
Kesadaran bahwa manusia dalam hidup ini membutuhkan manusia lainnya akan menimbulkan perasaan bahwa setiap pribadi manusia terpanggil hatinya untuk melakukan apa yang terbaik bagi orang lain, Islam mengajarkan bahwa manusia yang paling baik adalah manusia yang banyak mendatangkan kebaikan pada orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesadaran untuk berbuat baik sebanyak mungkin kepada orang lain akan mampu melahirkan sikap dasar untuk mewujudkan keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam hubungan antar manusia baik pribadi maupun masyarakat lingkungannya. Pada hakekatnya orang yang berbuat baik atau berbuat jahat terhadap orang lain, adalah untuk dirinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Akhlak Buruk Sebagai Pangkal Kesengsaraan</strong><br />
Akhlak buruk menjadi musuh Islam yang utamad, karena itu umat Islam hendaknya meninggalkan akhlak buruk. Karena misi Islam yang pertama-tama untuk membimbing manusia berakhlak mulia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembagian Akhlak</strong><br />
<strong>Akhlak terpuji / Akhlak Mahmudah</strong><br />
Akhlak mahmudah adalah akhlak terpuji atau akhlak yang mulia di sisi Allah dan di sisi manusia. Diantara akhlak mahmudah adalah</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mahabbah</strong><br />
Yang dimaksud dengan mahabbah disini adalah kecintaan kepada Allah dengan sepenuh hati dan diwujudkan dalam ketaatan yang tulus terhadap agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecintaah kepada Allah adalah dasar dalam segala amal ibadah dan peri kehidupan setiap muslim. Mahabbah adalah buah daripada iman kepada Allah SWT dan mahabbah haruslah di pupuk dengan menjalankan ibadah yang ikhlas khusus dan tadharu kepada Allah SWT.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Roja</strong><br />
Roja adalah Rasa dan sikap yang penuh keyakinan bahwa Allah adalah tempat segala harap. Sikap Roja (hidup yang optimis dan penuh harap) sangat penting bagi manusia sebab kehidupan di dunia ini penuh cobaan dan sikap roja harus dimanifestasikan dalam kehidupan yang penuh optimis dan sikap roja harus diwujudkan dalam ikhtiar dan doa karena segala amal manusia tidak akan sia-sia di hadapan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Syukur</strong><br />
Syukur adalah menyatakan terima kasih atas segala nikmat Allah yang diterimanya dalam bentuk ucapan dan tindakan.<br />
Dengan berjalan bersyukur kita akan terhindar dari kufur yang akan membawa malapetika dalam kehidupan ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tawakal</strong><br />
Tawakal adalah mempercayakan diri kepada Allah dalam melaksanakan suatu rencana, bersandar kepada kekuatannya dalam melaksanakan pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ridho</strong><br />
Ridho ialah menerima dengan rasa senang apa yang diberikan Allah baik berupa aturan hukum maupun qodho dan ketentuan nasib.<br />
Kedudukan ridho adalah merupakan sikap lanjut dari mahabbah dan hendaknya manusia tidak keberatan dalam melaksanakan perintah-perintah Allah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Taubat</strong><br />
Taubat adalah membetulkan sikap yang salah dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan taat kembali kepada-Nya dengan memperbaharui niat untuk melakukan amal kebaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Taqwa</strong><br />
Taqwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya baik secara sembunyi maupun terang-terangan</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Unsur-unsur Taqwa adalah</strong></p>
<ul>
<li>Menjauhi diri dari perbuatan yang dibenci Allah</li>
<li>Menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri</li>
<li>Menjauhi perbuatan yang merugikan orang lain</li>
<li>Akhlak Tercela / Madzmumah</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Ananiyah</strong><br />
Ananiyah adalah sikap hidup tercela yang bertentangan dengan ajaran Islam.<br />
Ananiyah adalah bentuk sikap yang lebih mengedepankan keakuannya. Secara umum ananiyah merupakan sikap yang terlalu mengedepankan kepentingan diri sendiri dan kalau perlu mengorbankan kepentingan or5ang lain. Lawan sifat ananiyah adalah Itsyariyah yang berarti kebersamaan dan mendahulukan kepentingan orang lain atau masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Ghibah</strong><br />
Ghibah menurut bahasa adalah umpat atau pengunjingan, sedangkan menurut istilah adalah menyebut atau memperdebatkan perihal seseorang ketika ia tidak haris dan sama sekaliia tidak menyukainya seandainya sampai kepadanya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Kyiyanah</strong><br />
Khiyanan menurut lughot adalah tidak jujur, tidakdapat dipercaya, tak bertanggungjawab. Sedangkan pengertian khianat adalah suatu sikap atau tindakan menyalahgunakan setiap kepercayaan (amanah) yang diberikan kepadanya yang semestinya disimpan, dipelihara atau disampaikan secara utuh kepada yang berhak.</p>
<p style="text-align: justify;">Sifat Bakhil<br />
Sifat bakhil suatu sikap mental yang enggan mengeluarkan harta atau potensi lain yang menjadi keharusannya untuk dikeluarkan atau diberikan kepada yang semestinya menerima. Sikap ini adalah suatu sikap mental yang enggan mengeluarkan harta atau potensi lain yang menjadi keharusan untuk dikeluarkan atau diberikan kepada yang semestinya menerima.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Hasad</strong><br />
Hasad menurut bahasa adalah dengki sedangkan menurut istilah adalah menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain baik nikmat itu berupa kekayaan, ilmu pengetahuan ataupun kedudukan dengan disertai harapan agar ia mendapat nikmat tersebut atau tidak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Ghina</strong><br />
Ghina menurut bahasa adalah tidak memerlukan sesuatu secara mutlak. Ghina menurut pandangan manusia pada umumnya adalah orang banyak hartanya, dan besar kekayaannya yang berupa tanah dan kebun yang luas. Ghina menurut Nabi Muhammad SAW bukanlah besarnya kekayaan dan harta tetapi adalah kekayaan hati (jiwa). Orang yang merasa cukup dengan apa yang ia miliki ia kaya, ia mulia, ia merasa tidak perlu kepada orang lain adalah sifat yang tercela.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sifat Hiqd</strong><br />
Hiqd adalah seseorang yang hatinya tetap merasa berat dan benci kepada orang lain serta menghindarinya dan perasaan itu tetap melekat padanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dendam timbul karena marah dan akan menimbulkan akibat yang macam-macam.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Taqqabur</strong><br />
Taqqabur adalah menurut bahasa adalah membenarkan diri, menganggap dirinya lebih dari orang lain. Taqqabur adalah sikap mental yang memandang rendah terhadap orang lain, sementara ia memandang tinggi dan mulia terhadap dirinya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ciri-ciri Taqqabur adalah</strong></p>
<ul>
<li>Riya</li>
<li>Meremehkan orang lain</li>
<li>Keji mulit</li>
<li>Memalingkan muka ketika bertemu dengan seseorang</li>
<li>Berlagak dalam berbicara</li>
<li>Pemborosan dalam harta benda</li>
<li>Berlebih-lebihan dalam berpakaian</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/10/contoh-makalah-tentang-akhlak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Daftar Pustaka dalam Bahasa Inggris</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/10/contoh-daftar-pustaka-dalam-bahasa-inggris/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/10/contoh-daftar-pustaka-dalam-bahasa-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 03:25:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah Contoh Daftar Pustaka untuk Makalah Bahasa Inggris. Meski kita membuat Makalah Bahasa Inggris, tetap aja kalau judul Buku yang dipakai sebagai rujukan adalah Buku Bahasa Indonesia, maka penulisan Judul Buku itu tetap dalam Bahasa Indonesia, sesuai dengan aslinya. Alan, Evision. 1983. Oxford Learner’s Pocket Dictionary New York : Oxford University Press. Ali, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berikut ini adalah Contoh Daftar Pustaka untuk Makalah Bahasa Inggris. Meski kita membuat Makalah Bahasa Inggris, tetap aja kalau judul Buku yang dipakai sebagai rujukan adalah Buku Bahasa Indonesia, maka penulisan Judul Buku itu tetap dalam Bahasa Indonesia, sesuai dengan aslinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Alan, Evision. 1983. <em>Oxford Learner’s Pocket Dictionary New York</em> : Oxford University Press.<br />
Ali, Muhammad. 1982.<em> Penelitian Procedure dan Strategy</em>. Bandung : Angkasa<br />
Bram, Barly. 1995. <em>Write Well, Improving Writing Skill.</em> Yogyakarta : Kanisius<br />
Burn, Robert B. 1994. <em>Introduction to Research Methods</em>. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama<br />
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1994. <em>Kurikulum SLTP, GBPP</em>, Jakarta : Depdikbud<br />
Hornby, AS. 1984. <em>Oxford Advantaged Learner’s Dictionary of current English</em>. America : Oxford University Press.<br />
Kerlinger, Fred N. 1964. <em>Foundation of behavioral Research</em>. USA : Holt, Rinehart and Winston INC.<br />
Surakhmad, Winarno. 1981. <em>Paper, Skripsi, Thesis and Disertasi</em>. Bandung : Tarsito.<br />
Webster, 1957. <em>Webster’s New World Dictionary of American Language</em>. New York : The Word Publisher Company</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/10/contoh-daftar-pustaka-dalam-bahasa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Surat Kuasa Pemotongan Gaji (SKPG)</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-kuasa-pemotongan-gaji-skpg/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-kuasa-pemotongan-gaji-skpg/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 11:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Contoh]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Surat]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Kuasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=961</guid>
		<description><![CDATA[Kami yang bertanda tangan di bawah ini selaku peminjam dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri, selanjutnya disebut sebagai pemberi kuasa. Dengan ini memberi kuasa kepada : Nama : Jabatan : Ka. Administrasi Alamat : Selanjutnya disebut sebagai penerima kuasa &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; K H U S U S &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Untuk dan atas nama pemberi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kami yang bertanda tangan di bawah ini selaku peminjam dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama sendiri, selanjutnya disebut sebagai pemberi kuasa. Dengan ini memberi kuasa kepada :</p>
<p style="text-align: justify;">Nama :<br />
Jabatan : Ka. Administrasi<br />
Alamat :</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya disebut sebagai penerima kuasa</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; K H U S U S &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk dan atas nama pemberi kuasa melakukan hal-hal sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li> Melakukan pemotongan gaji setiap bulannya sesuai dengan daftar potongan kewajiban kredit Bank Unsilster (sesuai repayment schedule) untuk pembayaran angsuran kredit kepada Bank Unsilster Cabang Tasikmalaya</li>
<li>Melakukan pembayaran atas seluruh kewajiban yang timbul akibat kredit dari Bank Unsilster Cabang Tasikmalaya sebagai Credit Preference, apabila pemberi kuasa berhenti, diberhentikan, mutasi, dimutasikan atau meninggal dunia dengan cara memperhitungkan seluruh hak-hak yang diterima oleh pemberi kuasa baik berupa uang maupun pesangon, pensiun atau ASTEK.</li>
<li>Melakukan segala sesuatu yang dianggap perlu guna menjaga kepentingan Bank Unsilster Cabang Tasikmalaya</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Surat Kuasa ini kami buat atas nama jabatan dan oleh karenanya pernyataan tersebut diatas mengikat pejabat, pejabat pengganti maupun pejabat sementara yang ditunjuk.</p>
<p style="text-align: justify;">Surat Kuasa ini dibuat dengan tidak ada paksaan dari pihak manapun demi terjaganya hubungan baik dengan Bank Unsilster Cabang Tasikmalaya baik sekarang maupun masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian surat kuasa ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya serta dapat dicabut tanpa persetujuan tertulis dari Bank Unsilster Cabang Tasikmalaya.<span id="more-961"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tasikmalaya, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; 2011</p>
<p style="text-align: justify;">Penerima Kuasa                       Pemberi Kuasa<br />
Ka. Administrasi                      Calon Debitur</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-kuasa-pemotongan-gaji-skpg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Definisi dan Pengertian Entomologi</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/09/definisi-dan-pengertian-entomologi/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/09/definisi-dan-pengertian-entomologi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 11:23:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Makalah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=958</guid>
		<description><![CDATA[Definisi Entomologi Kedokteran adalah ilmu yang mempelajari tentang vektor, kelainan dan penyakit yang disebabkan oleh Antropoda.  85 % atau ± 600.000 dari spesies hewan adalah Antropoda Morfologi Umum 4 Tanda Morfologi Antropoda : Badan beruas-ruas Umbai-umbai beruas-ruas Eksoskelet Bentuk badan simetris bilateral Fungsi Eksoskelet : Sebagai penguat tubuh Pelindung alat dalam Tempat melekat otot Pengatur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Definisi</strong><br />
Entomologi Kedokteran adalah ilmu yang mempelajari tentang vektor, kelainan dan penyakit yang disebabkan oleh Antropoda.  85 % atau ± 600.000 dari spesies hewan adalah Antropoda</p>
<p><strong>Morfologi Umum</strong><br />
4 Tanda Morfologi Antropoda :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Badan beruas-ruas</li>
<li>Umbai-umbai beruas-ruas</li>
<li>Eksoskelet</li>
<li>Bentuk badan simetris bilateral</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fungsi Eksoskelet :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Sebagai penguat tubuh</li>
<li>Pelindung alat dalam</li>
<li>Tempat melekat otot</li>
<li>Pengatur penguapan air</li>
<li>Penerus rangsang dari luar</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fungsi Umbai-umbai :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pada kepala menjadi antena dan Mandibula</li>
<li>Pada Toraks menjadi kaki dan sayap</li>
<li>Ada Abdomen menjadi  kaki pengayuh</li>
<li>Daur Hidup</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pertumbuhan serangga dipengaruhi oleh hormon Juvenile.  Pengelupasan kulit dipengaruhi oleh hormon Ecdyson.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Stadium Metamorfosiss sempurna : Telur   –   larva   –   Pupa   -  Dewasa</li>
<li>Stadium metamorfosis tidak sempurna :  Telur – (larva) – Nimfa – Dewasa</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penggolongan Antropoda berdasar besarnya peran dalam kedokteran :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Penular penyakit (vektor &amp; hospes perantara)</li>
<li>Penyebab Penyakit (Parasit)</li>
<li>Penghasil Toxin yang menimbulkan kelainan (Ulat, Laba-Laba, Kelabang, Kalajengking, Tratoma)</li>
<li>Penyebab Alergi pada orang yang rentan ( Tungau debu, Mayflay, nyamuk)</li>
<li>Yang menimbulkan Entomofobia</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara serangga menularkan penyakit :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;">Penularan secara mekanik : Penderita &#8211; Bag. Luar tubuh serangga  -  orang lain</li>
<li style="text-align: justify;">Penularan secara biologik (dibagi tiga) :</li>
<li style="text-align: justify;">Parasit/agens yang diisap ke dalam tubuh serangga vektor mengalami proses biologi :</li>
<li style="text-align: justify;">Penularan Profagatif  &#8211; (Virus, Bakteri, Spiroket) hanya membelah diri jadi banyak.  Contoh : Yersinia Pestis dalam pinjal tikus (Xenopsylla Cheopis)</li>
<li style="text-align: justify;">Penularan Sikliko Profagatif &#8211; Parasit (Plasmodium, Leishmania, Trypanosoma) berubah bentuk dan membelah diri menjadi banyak. Contoh : Plasmodium Falcifarum dalam nyamuk Anopheles</li>
<li style="text-align: justify;">Sikliko Developmental &#8211; Parasit (Wuchereria, Brugia Onchocerca) hanya berubah bentuk menjadi bentuk infektif. Contoh : Wurchereria Bancroffi dalam nyamuk Cullex<span id="more-958"></span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembagian serangga sebagai parasit berdasar habitat pada manusia :</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Endoparasit : hidup/mengembara dalam jaringan tubuh.  Contoh : Larva lalat penyebab miasis, Pinjal penyebab tungiasis</li>
<li>Ektoparasit : hidup pada permukaan tubuh hospes. Contoh : Tungau, Tuma, Pinjal, Nyamuk</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pembagian serangga sebagai parasit berdasarkan lamanya hidup dalam hospes</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Parasit permanen : seluruh/sebagian besar hidupnya ada pada satu hospes. Contoh : Tungau kudis, tuma pada manusia, pinjal dan sengkenit keras pada binatang</li>
<li>Parasit periodik : berpindah-pindah dari satu spesies ke hospes lain dalam daur hidupnya. Contoh : Nyamuk, Sangkenit lunak</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>TAKSONOMI DAN SISTEMATIKA</strong><br />
Pembagian Filum Arthropoda berdasarkan peran pentingnya :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Insecta</li>
<li>Arachnida</li>
<li>Crustacea</li>
<li>Chilopoda</li>
<li>Diplopoda</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Morfologi, Daur Hidup Dan Prilaku Nyamuk</strong></p>
<p>Nyamuk termasuk kelas Insecta, Ordo Diptera dan famili Culicidae.  Berperan sebagai vektor penyakit pada manusia dan binatang (lewat gigitan) yang penyebabnya berbagai macam parasit dan virus antara lain :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Parasit penyebab Filariasis &#8211; hanya sebatas tumbuh</li>
<li>Parasit penyebab Malaria &#8211; tumbuh, berkembang biak dan berubah menjadi bentuk infektif</li>
<li>Virus DHF</li>
<li>Virus Chikungunya &#8211; virus berkembang lebih banyak sebelum</li>
<li>Virus demam kuning</li>
<li>PEMBAGIAN FAMILI CULICIDAE</li>
<li>Tribus  Anophelini (Anopheles)</li>
<li>Tribus Culicini (Culex, Aedes, Mansonia)</li>
<li>Tribus Toxorhynchitini (Toxorhyncytes)</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Morfologi Nyamuk</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Berukuran kecil ( 4 – 13 mm) &amp; Rapuh</li>
<li>Pada kepala ada probosis yang panjang dan halus</li>
</ul>
<blockquote>
<ul>
<li>Sebagai penghisap darah &#8211; pada betina</li>
<li>Sebagai penghisap bahan-bahan cair &#8211; pada jantan</li>
</ul>
</blockquote>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Palpulus yang terdiri 5 ruas</li>
<li>Sepasang antena terdiri 15 ruas :</li>
</ul>
<blockquote>
<ul>
<li> pada jantan berambut lebat (pulmose)</li>
<li>pada betina berambut jarang (pilose)</li>
</ul>
</blockquote>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Toraks yang tampak (Mesonotum) sebaian besar diliputi bulu halus yang berwarna putih / kuning</li>
<li>Sayap Skutelum berbentuk melengkung (rounded) pada anophelini dan membentuk 3 lengkungan (Trilobus) pada Culicini</li>
<li>Sayap panjang dan langsing ada vena yang permukaannya ditumbuhi sisik sayap</li>
<li>Terdapat sederetan rambut (Fringe)</li>
<li>Abdomen berbentuk silinder dasn terdiri 10 ruas- dua ruas terakhir berubah jadi alat kelamin</li>
<li>Punya 3 pasang kaki (Hexapoda) melekat pada toraks dan tiap kaki terdiri dari 1 ruas femuri, 1 ruas tibia dan 5 ruas tarsus</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>DAUR HIDUP</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Metamorfosis sempurna :  Telur      –     Larva     –     Pupa      –      Dewasa</li>
<li>Telur yang batu diletakkan berwarna putih, lalu 1 – 2 jam menjadi hitam</li>
<li>Genus Anopheles &#8211; telur diletakkan satu per satu terpisah di permukaan air</li>
<li>Genus Aedes-telur diletakkan satu persatu terpisah di tepi permukaan air, pada lubang pohon, containers, lubang tanah kering yang kemudian digenangi air</li>
<li>Genus Culex  -  telur diletakkan saling berdekatan sehingga membentuk rakit (raft)</li>
<li>Telur culex diletakkan diatas permukaan air, sedangkan telur mansonia diletakkan di balik permukaan daun tumbuh-tumbuhan air</li>
<li>Setelah 2 – 4 hari telur menetas jadi larva dan selalu hidup dalam air</li>
<li>Tempat perindukan (breeding place) tiap spesies belainan, antara lain : rawa, kolam sungai, sawah, comberan, got, saluran air, bekas jejak kaki binatang, lobang pohon dan kaleng.</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Larva terdiri 4 substadium (instar) dan mengambil makanan dari tempat perindukan</li>
<li>Pertumbuhan larva stadium I – IV pada Culex &amp; Aedes berlangsung 6 – 8 hari, sedangkan pada Mansonia ± 3 minggu</li>
<li>Lalu tumbuh menjadi pupa yang tidak makan, tapi perlu O<sub>2</sub> melalui breathing trumpet</li>
<li>Untuk tumbuh dewasa perlu ± 1 – 3  hari sampai dengan beberapa minggu</li>
<li>Pupa jantan menetas lebih dulu, tidak pergi jauh menunggu nyamuk betina untuk berkopulasi, nyamuk betina menghisap darah untuk pembentukan telur.</li>
<li> Ada beberapa spesies yang tidak perlu darah untuk pembentukan telur (antogen). Contoh : Toxorhynchites Amboinensis</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>Perilaku Nyamuk</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Umur nyamuk betina hidup lebih lama dari nyamuk jantan</li>
<li>biasanya ± 2 minggu tapi ada juga 2 – 3 bulan, misal Anopheles Punchipenis di Amerika</li>
<li>Hospes yang disukai nyamuk berbeda-beda</li>
<li>Kebiasaan menghisap darah :  Antropofilik, Zoofilik, Antropozoofilik</li>
<li>Tempat istirahat : Endofilik &amp; Eksofilik</li>
<li>Aktivitas menggigit : Night biters, Day bitters, Endofagik, Eksofagik</li>
<li>Jarak terbang nyamuk betina lebih jauh dari nyamuk jantan</li>
<li>Daya terbang berbeda-beda menurut spesies :</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li>Ades aegypti &#8211; jarak terbangnya pendek</li>
<li>Anopheles &#8211; 1,6 Km</li>
<li>Aedes Vexans &#8211; ± 30 km</li>
</ol>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Vektor Penyakit Protozoa</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vektor Malaria</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>± 60 dari 2.000 spesies Genus Anopheles di dunia sebagai vektor Malaria</li>
<li>± 16 dari 80 spesies genus anopheles di Indonesia sebagai vektor Malaria</li>
<li>Morfologi nyamuk Anopheles berbeda dengan  nyamuk Culicini terutama bagian badan :
<ul>
<li>Stadium telur Anophelini : diletakkan satu per satu diatas permukaan air seperti perahu bagian bawahnya konveks dan bagian atas konkaf dan punya sepasang pelampung di sebelah lateral</li>
<li>Stadium larva Amphalini : di tempat perindukan mengapung sejajar permukaan air, punya bagian badan khas (spirakel) di poterior abdomen, tergal plate pada bagian tengah dorsal abdomen, bulu palma bagian lateral abdomen.</li>
<li>Stadium Pupa Amphelin : punya tabung pernapasan (respirator trumpet) yang lebar dan pendek untuk pengambilan O<sub>2</sub>.</li>
<li>Stadium Dewasa Amphelin :  Palpus jantan dan betina punya panjang  hampir sama dengan probosisnya. Perbedaan adalah pada jantan ruas palpus bagian Apikal berbentuk gada (club form) sedangkan betina ruas tersebut mengecil. Tumbuh sisik pada sayap bagian pinggir (costa &amp; vena I) yang ujungnya berbentuk lengkung, bagian posterior abdomen tidak seruncing Aedes dan tidak setumpul mansonia tapi sedikit lancip.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"> <strong>Daur Hidup</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Metamorfosis Sempurna : Telur   -   Larva  &#8211; Pupa   -  Dewasa</li>
<li>Waktu yang dibutuhkan 2 – 5 minggu, tergantung pada spesies, makanan dan suhu</li>
<li>3 Kawasan (zone) tempat perindukan menurut spesies :</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li>Kawasan pantai &#8211; An. Sundaicus, An. Subpictus</li>
<li>Kawasan pedalaman &#8211; An. Aconitus, An. Barbirostus, An. Subpictus, An. Nigerimus, An. Sinensis</li>
<li>Kawasan kaki gunung &amp; gunung -  An. Bolabacensis, An. Maculatis</li>
</ol>
</blockquote>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Perilaku Anophelini</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li>Yang mempengaruhi aktivitas adalah kelembabab udara dan suhu</li>
<li>Night Bitters</li>
<li>Jarak terbang 0,5 – 3 Km, dipengaruhi transportasi dan kencangnya angin</li>
<li>Umur nyamuk dewasa di alam bebas belum diketahui, sedangkan di lab. 3 – 5 Minggu.</li>
</ol>
</blockquote>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Epidemiologi Anophelini</li>
</ul>
<blockquote>
<ul>
<li>Penentuan vektor malaria didasarkan atas penemuan sporozit malaria di kelanjar liur Anophelini yang hidup di alam bebas, melalui pembedahan nyamuk itu</li>
<li>Faktor yang perlu diketahui dalam penentuan vektor di daerah endemik :</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote>
<blockquote>
<ol>
<li>Kebiasaan nyamuk menghisap darah manusia</li>
<li>Lama hidup nyamuk betina dewasa lebih dari 10 hari</li>
<li>Nyamuk dengan kepadatan yang tinggi dan mendominasi spesies lain yang ditemukan</li>
<li>Hasil infeksi percobaan di laboratorium menunjukkan kemampuan mengembangkan plasmodium menjadi stadium sporozit.</li>
</ol>
</blockquote>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">-        Prevalensi kasus malaria tiap daerah endemi berbeda-beda tergantung prilaku spesies yang jadi vektor.</p>
<p style="text-align: justify;">-        Cara pemberantasan malaria :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Mengobati penderita malaria</li>
<li>Mengusahakan agar tidak terjadi kontak antara Anophelini dengan manusia</li>
<li>Menjadikan penyuluhan tentang sanitasi lingkungan dan pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan pemusnahan tampat perindukan dan penempatan kandang ternak antara tempat perindukan dan rumah.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Vektor  Tripanosomiasis Afrika</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Vektor African Sleeping Sickness adalah lalar Tse-Tse (Glossina) yang termasuk dalam ordo Diptera dari kelas Insecta yang berukuran 6 – 13 mm</li>
<li>Metamorfosis sempurna</li>
<li>Bersifat vivipar</li>
<li>Bertipe mulut tusuk isap</li>
<li>Menggigit dan menghisap darah pagi hari</li>
<li>2 spesies yang berperan sebagai vektor biologik tripanosomiasis :</li>
</ul>
<blockquote>
<ol>
<li>Glossina Morsitans menularkan Trypanosoma Rhodensianse (Afrika Timur) -  menyukai daerah terbuka dengan tanah yang keras, seperti padang tumput</li>
<li>Glossina Palpalis sebagai vektor trypanosoma Gambiense ( Afrika Barat) &#8211; Menyukai habitat berpasir / tanah di sektor sungai /danau yang banyak tumbuh pohon</li>
</ol>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/09/definisi-dan-pengertian-entomologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Biantara Basa Sunda</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/09/contoh-biantara-basa-sunda/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/09/contoh-biantara-basa-sunda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 07:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Basa Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Biantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato]]></category>
		<category><![CDATA[Sunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=954</guid>
		<description><![CDATA[Langkung ti payun mangga urang sami-sami manjatkeun puja sinareng puji syukur ka hadirat Illahi Robbi anu parantos maparinan mangrupi-rupi nikmat, nikmat iman sinareng Islam ka urang samudayana. Oge solawat miwah salam mugia dilimpahkeun ka junjungan urang samudayana nyaeta Kangjeng Nabi Muhammad Rasululloh SAW. Ka kulawaraga, ka para sohabatna, tug dugi ka urang samudayana anu taat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Langkung ti payun mangga urang sami-sami manjatkeun puja sinareng puji syukur ka hadirat Illahi Robbi anu parantos maparinan mangrupi-rupi nikmat, nikmat iman sinareng Islam ka urang samudayana. Oge solawat miwah salam mugia dilimpahkeun ka junjungan urang samudayana nyaeta Kangjeng Nabi Muhammad Rasululloh SAW. Ka kulawaraga, ka para sohabatna, tug dugi ka urang samudayana anu taat, patuh, kana sagala parentahna, ngajauhan sagala laranganna dugi ka akhir zaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Atuh oge teu hilap sim kuring ngahaturkeun nuhuna pangatur acara anu parantos masihan waktos kanggo cumarios dina ieu waktos.</p>
<p style="text-align: justify;">Para hadirin sadayan sim kuring Atas nami Panitia Penyelenggara ngahaturkeun rebu nuhun, laksa keti gerah kabingahan, bingah ka giri-giri, bingah amarwata suta, bingah anu taya hinggana, sanggem paripaos sim kuring teh asa mobok manggih gorowong, asa ditonjok ku congcot ku kasumpingannana para hadirin sadaya dina nohonan pangulemna sim kuring anu dina dinaten ieu urang samudayana tiasa patepung lawung paamprok jonghok patepang raray dina ieu haplah anu pinuh ku mang pirang barokah.</p>
<p style="text-align: justify;">Para Hadirin sadaya simkuring atas nami Panitia Penyelenggara neda ageung agung cukup lumur neda jembar hampurana ku sadumeh penyediaan ieu tempat panampiannana anu tangtos kirang nyugemakeun, boh dina basa-basina, dina tata titina, sareng dina tindak tandukna anu tangtos pisan kirang nyugemakeunnana, kumargi kitu pamugi janten maklum.</p>
<p style="text-align: justify;">Kumargi sakitu ti sim kuring henteu bade panjang lebar, nanging dina hal ieu sim kuring neda ageung agung cukup lumur, neda jembar hampurana anu jadi margi, tata titina, tindak tandukna, oge basa-basina mung sakadar dirarampa suga kitu meureun kieu, anu tangtos pisan upami teu ninggang kana wirahmanamah, seueur silung sareng sumbangna kalayan teu puguh entep seureuhna.</p>
<p style="text-align: justify;">Rupina ti sim kuring cekap sakitu bae, atuh bilih aya kasauran anu kirang sapagodos sareng manah para hadirin sadaya pamugi ageung sihapuntenna, atuh kanggo pamungkas beber layar poe anyar, lulus banglus ginuluran tebih tina marganing balai, anggang tina sagala gogoda nu ngarancana, kalayan disarengan luhur kuta gede dunya jatnika sapapaosna bagja dunya rawuh akheratna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/09/contoh-biantara-basa-sunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Surat Lamaran Pekerjaan dalam Bahasa Inggris</title>
		<link>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-lamaran-pekerjaan-dalam-bahasa-inggris/</link>
		<comments>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-lamaran-pekerjaan-dalam-bahasa-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2011 08:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unsilster</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Lamaran Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Surat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unsilster.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[To: Personal Manager Subject : Engine Officer Application Dear Sir, I Have heard in information that now in your company is still looking for Engine Officer, so here I am Jack Alberto, age 24 years old, Indonesian, very interest for joining in your ship. As you see from the enclose my curriculum vitae, I have [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">To: Personal Manager<br />
Subject : Engine Officer Application</p>
<p style="text-align: justify;">Dear Sir,</p>
<p style="text-align: justify;">I Have heard in information that now in your company is still looking for Engine Officer, so here I am Jack Alberto, age 24 years old, Indonesian, very interest for joining in your ship.</p>
<p style="text-align: justify;">As you see from the enclose my curriculum vitae, I have one year experience as engine Apprentice, and I have already completed my document as STCW ’95 required. I am ready for getting interview test and skill and complete all of your company system administration needed.</p>
<p style="text-align: justify;">If in your company no available for crewing recruitment, please give me advise, where should I go to apply on your ship.</p>
<p style="text-align: justify;">I hope you will give me your prompt reply my phone: (000) 000111222333444</p>
<p style="text-align: justify;">Thank you very much for your kindness and attention in this application.</p>
<p style="text-align: justify;">Yours truly,</p>
<p style="text-align: justify;">Jack Alberto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unsilster.com/2011/09/contoh-surat-lamaran-pekerjaan-dalam-bahasa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

