Bawang Merah (Allium cepa)

Secara penelitian ilmiah oleh tim ahli, kandungan kimia dari bawang merah adalah minyak artisi, sikloain, metialin, dihidroalin, kaemferol, floroglusin. Kegunaan dari bawang merah diantaranya :

Bawang merah sebagai penyembuhan obat batuk, bisa dilakukan dengan menyediakan bawang merah satu buah, ditambah kulit batang pulasari satu potong kecil, daun sega segar satu genggam, adas tiga butir, gula batu dan air secukupnya. Setelah ramuan itu lengkap, maka tumbuklah hingga seperti bubur dan tambahkan air secukupnya. Hasil tumbukan itu dibungkus dengan daun pisng dan dikukus selama setengah jam. Lantas diperas kedalam gelas. Minumlah ramuan tersebut sebelum tidur malam. Lakukanlah terus menerus dan berperiode.

Kunyit (Curcuma domestica)

Kunyit mengandung zat aktif Ukanon jenis A, B, C, D (perangsang daya tahan tubuh dan stamina serta kekebalan tubuh) dan mengandung Caffeic Acid. Dengan demikian kunyit dapat digunakan untuk mengobati penyakit flu caranya dua buah kunyit dicampur dua sendok makan minyak kelapa (sebelumnya kunyit diparut dulu) selain itu dapat digunakan pula untuk menghilangkan bau badan.

Tagged with:  

Fungsi dan Hakekat Kebudayaan

On July 17, 2010, in Catatan Harian, by unsilster

Secara etimologis, kata kebudayaan berasal dar budhayah (Bahasa Sansekerta), jamak dari kata budhhi yang artinya budi atau akal. Atau dasar kata tersebut, kebudayaan diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal atau budi.

Dalam istilah antropologi, kebudayaan sebagai terjemahan dari kata culture, berasal dari kata latin Colore. Artinya mengolah atau mengerjakan yaitu mengolah tanah atau bertani (berkaitan dengan alam). Berangkat dari arti kata tersebut maka culture diartkan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

EB. Taylor (1971) mendefinisikan kebudayaan sebagai kompleks  yang mencakup pengetauan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan lain-lain. Kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Konsepsi diatas mengandung makna bahwa kebudayaan mencakup kesemuannya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi menegaskan bahwa kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.

Fungsi Kebudayaan

Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Kebutuhan masyarakat bidang spiritual dan materiil sebagian besar dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri.

Hasil karya masyarakat melahirkan teknologi atau kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaan utama di dalam melindungi masyarakat terhadap lingkungan alamnya.

Pada taraf permulaan, manusia semata-mata bertindak dalam batas-batas untuk melindungi dirinya. Taraf terseut, masih banyak dijumpai pada masyarakat yang hingga kini masih rendah tahap kebudayaannya.

Keadaannya sangat berlainan dengan masyarakat yang sudah kompleks, dimana taraf kebudayaannya lebih tinggi. Hasil kebudayaannya yang berupa teknologi memberikan kemungkinan-kemungkinan yang sangat luas untuk memanfaatkan hasil-hasil alam dan apabila mungkin menguasai alam.