Contoh Dialog Bahasa Inggris

On December 17, 2011, in Catatan Harian, by unsilster

Contoh Dialog Cerita Daerah dalam Bahasa Inggris

Loki : Hi, Tari. What’re you doing?

Tari : Hi, Loki. I’m reading the story of si Pungguk from West Sumatra, Guess what, this is the second time I’m reading it.

Loki : Well, what so special? Tell me more

Tari : This story is about a powerfull love. Pungguk was a poor good-looking young man. He fell in love with Princess Purnama Bulan, although they were in love with each other, Purnama Bulan already had a fiance. One day, Purnama Bulan gave Pungguk a veil. When Pungguk walked. Purnama bulan’s fiance noticed the veil, and thought that Pungguk stole it. With his sword, he killed Pungguk. Believe it or not, from Pungguk’s dead body grew some mushrooms, it changed into living creatures, birds. Those birds were called Pungguk, the used to sit on the highest branch of a three looking at a full moon. Surprisingly they called “Pungguk! Pungguk!”

Loki : What an interesting story!
Well unfortunately, it ended sadly!

Tari : Oh, Sorry Loki, I must go to now. See you later.

Loki : OK, See You….

Tagged with:  

Pengertian dan Azaz Supervisi Pendidikan

On November 1, 2011, in Catatan Harian, by unsilster

Supervisi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang atasan kepada seorang bawahan untuk membantu memecahkan masalah-masalah dalam suatu pekerjaan. Dalam lingkup pendidikan supervisi dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada guru serta siswa dalam rangka membantu memecahkan masalah yang dihadapi guru dan siswa. Supervisi harus dilakukan secara sistimatik, demokratik, kooperatif dan bertujuan.

Supervisi dalam dunia pendidikan untuk membantu tenaga pendidik agar lebih meningkatkan kinerja yang profesional. Supervisor tugasnya adalah melihat, menilik dan mengawasi orang yang disupervisi agar lebih maju dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki atau meningkatkan proses belajar murid, untuk mencapai hasil belajar maksimal

Hakikat supervisi pendidikan merupakan kegiatan-kegiatan

  • Inspeksi (pengawasan) mencari kesalahan, seorang guru atau kepala sekolah hal ini kurang disukai
  • Penilikan dan pengawasan – Tidak semata-mata mencari kesalahan akan tetapi juga memperhatikan hal yang sudah dianggap baik untuk dilanjutkan pengembangannya
  • Monitoring (memantau) kegiatan untuk mengumpulkan data pelaksanaan suatu program sebagai bahan penilaian
  • Evaluasi yaitu kegiatan untuk membandingkan suatu objek dengan kriteria yang sudah ditetapkan

Guru memerlukan supervisi pendidikan sebagai bahan untuk lebih meningkatkan kinerjanya, untuk mengetahui kekurangan dan berusaha untuk memperbaikinya, Untuk meningkatkan profesional guru sehingga mutu pendidikan meningkat, Mengukur sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai guru.

Supervisi yang diperlukan guru meliputi dua aspek yaitu :

  • Supervisi Akademis yang menitikberatkan pada pengamatan supervisi terhadap kegiatan akademis
  • Supervisi managerial menitik beratkan pada aspek pengelolaan dan administrasi sekolah sebagai pendudukung pembelajaran

    Continue reading »

Tagged with:  

Sebutkan dan jelaskan berbagai fungsi Supervisi Pendidikan?

Fungsi Supervisi Pendidikan

  • Mengkoordinasikan semua usaha sekolah : usaha tiap guru, usaha-usaha sekolah, usaha-usaha pertumbuhan jabatan
  • Memperlengkapi kepemimpinan sekolah – Melatih dan memperlengkapi guru-guru agar mereka memiliki keterampilan dan kepemimpinan dalam kepemimpinan sekolah
  • Memperluas pengalaman
  • Memberikan fasilitas dan penilaian yang kontinue
  • Menganalisa sistem belajar
  • Memberi pengarahan dan keterampilan pada setiap bangsa
  • Menintegrasi tujuan dan pembentukan kemampuan. Menurut Gregoria (1966) ada 5 fungsi Supervisi Pendidikan yaitu : fungsi inspeksi, fungsi penelitian, fungsi pelatihan, fungsi bimbingan, dan fungsi penilaian

Peranan supervisi dalam mencapai tujuan supervisi yang efektif adalah membantu pada guru untuk lebih sadar akan kekurangan dan berusaha mencari jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan itu lewat kegiatan-kegiatan KKG misalnya :

  • Memotivasi para guru dalam meningkatkan situasi
  • Belajar efektif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
  • Membangkitkan konsekuensi pada guru akan adanya perubahan di masyarakat

Kedudukan supervisi dalam program pendidikan adalah alat untuk mengevaluasi keberhasilan suatu lembaga pendidikan dengan melalui bimbingan profesional bagi guru agar sadar dalam meningkatkan kinerjanya untuk tercapainya tujuan supervisi itu sendiri.

Tujuan Supervisi Pendidikan adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personal tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar

Continue reading »

Tagged with:  

Kewarganegaraan Multi Dimensi

On October 9, 2011, in Catatan Harian, by unsilster

Dimensi Pribadi

  • Kapasitas berpikir secara kritis dan sistematis
  • Pemahaman dan kepekaan terhadap masalah perbedaan budaya
  • Pemilihan pemecahandan penyelesaian masalah
  • Kesediaan melindungi lingkungan

Dimensi Sosial
Keterlibatan individu dalam urusan masyarakat dan komunitasnya berupa pemikiran, tindakan sosial.

Sifat-sifat Kewarganegaraan

  • Kemampuan mengenali dan mendekati masalah sebagai masyarakat global.
  • Kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
  • Kemampuan untuk memahami, menerima dan menghormati perbedaan budaya.
  • Kemampuan berpikir kritis dan sistematis.
  • Kemampuan menyelesaikan konflik dengan cara damai.
  • Kemampuan mengubah gaya hidup dan pola makanan pokok yang sudah biasa guna melindungi lingkungan.
  • Memiliki kepekaan terhadap dan mempertahankan hak asasi manusia
  • Kemauan dan kemampuan berpartisifasi dalam kehidupan politik pada tingkat lokal, nasional dan internasional.

Isi Kewarganegaraan (Bronson, 1998 : 5)
Civic Knowledge
Yaitu kandungan atau apa yang harus diketahui warga negara

Civic Skill
Kecakapan warga negara dalam mempraktekkan hak-haknya dan menunaikan kewajiban sebagai anggota masyarakat yang berdaulat yang berupa kecakapan intelektual dan partisifatif yang relevan

Civic Virtue
Nilai-nilai yang harus dipungai warga negara yang meliputi Civic Disposition (karakter kewarganegaraan) dan Civic Commitment (komitmen kewarganegaraan

Kewarganegaraan dan Nasionalitas
Istilah kewarganegaraan sering dipakai sebagai terjemahan dari nasionalitas (nationality). Nasionalitas merupakan pengikat hubungan antara individu dan negara. Tanpa nasionalitas individu tidak akan memperoleh perlindungan negara sehingga nasionalitas berfungsi sebagai simbol atau identifikasi individu dalam kaitannya dnegan negara tertentu dalam lingkungan internasional. Bukti nasionalitas adalah passport

Tujuan dan Isi Ilmu kewarganegaraan
Tujuan kewarganegaraan adalah partisifasi yang bermutu dan bertanggungjawab dari warga negara dalam kehidupan politik dan masyarakat baik pada tingkat desa, lokal maupun nasional.

Tujuan dan Isi Civic Knowledge

  • Tujuan kewarganegaraan adalah partisifasi yang bermutu dan bertanggungjawab dari warga negara dalam kehidupan politik dan masyarakat baik pada tingkat desa atau komunitasnya, lokal maupun nasional, maka partisifasi tersebut memerlukan penguasaan sejumlah kompetensi kewarganegaraan yaitu :
  • Penguasaan terhadap pengetahuan dan pemahaman
  • Pengembangan kemampuan intelektual dan partisifatif
  • Pengembangan karakter dan sikap mental
  • Komitmen yang benar terhadap nilai dan prinsip demokrasi konstitutional

Kewarganegaraan dan Ilmu
Kewarganegaraan dalam mata kuliah ini dimaksud dengan ilmu Kewarganegaraan sebagai terjemahan dari Civic atau Ilmu Civic, sama dengan istilah politic yang diterjemahkan dengan ilmu politik saja walupun dimaksud adalah politik sebagai ilmu bukan politik sebagai fenomena praktis.

Kewarganegaraan sebagai ilmu karena memenuhi syarat espotimologi, ontologi dan aksiologiu.

Civics Education

  • Adalah mata pelajaran dasar yang dirancang untuk mempersiapkan warga negara muda untuk dapat melakukan peran aktif dalam masyarakat setelah dewasa.
  • Ini merupakan istilah generik yang mencakup pengalaman belajar di sekolah dan di luar sekolah seperti lingkungan keluarga, organisasi keagamaan, ormas dan media.
  • Jadi Civic Education adalah konsepyang lebih luas dan civic education menjadi bagian penting didalamnya.

Pendidikan demokrasi adalah usaha sistematis yang dilakukan negara dan masyarakat untuk memfasilitasi individu warga negara agar memahami, menghayati, mengembangkan dan mengamalkan konsep, prinsip dan nilai demokrasi sesuai dengan status dan peranannya di masyarakat.
Jadi pendidikan demokrasi yang berupa Civic Education sebagai bagian dari Citizenshift Education yang dimaksud untuk pengembangan watak dan karakter warga negara yang peka, tanggap dan bertanggungjawab terhadap masyarakat, bangsa dan negara.

Civic Disposition

  • Sikap dan kebiasaan warga negara dalam bidang privat dan publik yang kondusif bagi berfungsi dan berlangsungnya sistem demokrasi konstitusional secara sehat.
  • Karakter privat meliputi tanggungjawab moral, disiplin, penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia dari setiap individu.
  • Karakter publik meliputi kepeduliaan sebagai warga negara, kesopanan mengindahkan aturan main (Rule of Law) berpikir kritis, kesediaan mendengar, bernegoisasi dan berkompromi

Karakter Kewarganegaraan tersebut adalah

  • Keadaban atau Civility (Kesopanan yang mencakup penghormatan dan partisifasi aktif dalam interaksi manusiawi)
  • Tanggungjawab individu dan kecendrungan untuk menerima tanggung jawab pribadi dan konsekuensi dari tindakan pribadi
  • Disiplin diri dan penghormatan terhadap peraturan untuk pemeliharaan pemerintahan konstitusional tanpa perlu paksaan dari otoritas eksternal
  • Rasa kewarganegaraan (Civic – Mindedness) dan kehendak untuk mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi sehingga ada kepeduliaan serta keterbukaan pikiran yang mencakup keterbukaan dan pengenalan terhadap kemerdekaan atau ambiguitas.

Civic Commitment
Artinya kesediaan warga negara untuk mengikatkandiri dengan sadar kepada ide dan prinsip serta fundamental demokrasi konstitusional negara. Identitas pribadi nilai-nilai keuangan negara tersebut sangat dipengaruhi Civic Culture, karena Civic Culture merupakan seperangkat ide yang dapat diwujudkan secara efektif dalam refresentase kebudayaan. Jadi sebagai haril penilaian berkenaan adaptasi psiko sosial individual dari ikatanbudaya

Identitas pribadi warga negara yang bersumber dari Civic Culture perlu di kembangkan melalui Civic Education atau pendidikan kewarganegaraan dalam berbagai bentuk dan latar.

Tagged with:  

Contoh Makalah Tentang Akhlak

On October 5, 2011, in Catatan Harian, by unsilster

Secara etimologis akhlak berasal dari Bahasa Arab yaitu bentuk jamak dari “khulk” sedangkan dalam kamus Munjid Akhlak berarti budi pekerti, peringai, tingkah laku atau tabiat. Di dalam Da’iratul Ma’arif dikatakan bahwa Akhlak adalah sifat-sifat manusia yang terdidik.

Dari pengertian diatas bahwa akhlak adalah sifat-sifat yang dibawa manusia sejak lahir yang tertanam dalam jiwanya dan selalu ada padanya. Dimana sifat-sifat tersebut dapat berupa perbuatan baik atau disebut akhlak mulia dan perbuatan buruk atau akhlak tercela.

Menurut Prof. Dr. Ahmad Amin mengatakan bahwa akhlak adalah kebiasaan, kehendak. Di dalam Ensiklopedi pendidikan bahwa akhlak adalah budi pekerti, watak, kesusilaan yang merupakan akibat dari sikap jiwa yang benar terhadap khaliknya dan terhadap sesama manusia.

Sedangkan akhlak menurut Iman Al-Ghozaly, Akhlak ialah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan.

Jadi pada hakekatnya Akhlak ialah suatu kondisi atau sifat yang telah menetap dalam jiwa dan kepribadian hingga dari situ timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat dan tanpa pemikiran.

Akhlak disebut juga sebagai kondisi atau sifat yang telah meresap dan terpatri dalam jiwa.

Beberapa Istilah Lain dari Akhlak

Etika
Perkataan etika berasal dari bahasa Yunani yaitu Ethos yang berarti Adat kebiasaan. Didalam Ensiklopedia pendidikan bahwa Etika adalah filsafat tentang nilai, kesusilaan, tentang baik dan buruk.

Menurut Drs. Hamzah Ya’kub yang dimaksud Etika adalah ilmu yang menyelidiki mana yang baik dan mana yang buruk dengan memperhatikan anak perbuatan manusia yang dapat diketahui oleh akal pikiran.

Moral
Moral berasal dari bahasa Latin “mores” yaitu bentuk jamak dari “Mos” yang berarti adat kebiasaan.

Kesusilaan
Kesusilaan berasal dari kata Susila yang berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu Su dan Sila. Su berarti baik, bagus dan sila berarti dasar, prinsip, peraturan hidup atau norma.

Di dalam kamus umum Bahasa Indonesia dikatakan Susila berarti sopan, beradab, baik budi bahasanya oleh karena itu yang dimaksud kesusilaan adalah membimbing manusia agar hidup sopan sesuai dengan norma-norma tata susila.
Persamaan antara ilmu akhlak, etika dan moral adalah sama-sama menentukan hukum atau nilai perbuatan manusia dengan keputusan baik atau buruk, sedangkan perbedaannya terletak pada tolak ukurnya, dimana akhlak tolah ukurnya adalah akal pikiran sedangkan norma/moral tolak ukurnya adalah kebiasaan yang umum berlaku di masyarakat.

Akhlak Baik sebagai Asa Kebahagiaan
Kesadaran bahwa manusia dalam hidup ini membutuhkan manusia lainnya akan menimbulkan perasaan bahwa setiap pribadi manusia terpanggil hatinya untuk melakukan apa yang terbaik bagi orang lain, Islam mengajarkan bahwa manusia yang paling baik adalah manusia yang banyak mendatangkan kebaikan pada orang lain.

Kesadaran untuk berbuat baik sebanyak mungkin kepada orang lain akan mampu melahirkan sikap dasar untuk mewujudkan keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam hubungan antar manusia baik pribadi maupun masyarakat lingkungannya. Pada hakekatnya orang yang berbuat baik atau berbuat jahat terhadap orang lain, adalah untuk dirinya.

Akhlak Buruk Sebagai Pangkal Kesengsaraan
Akhlak buruk menjadi musuh Islam yang utamad, karena itu umat Islam hendaknya meninggalkan akhlak buruk. Karena misi Islam yang pertama-tama untuk membimbing manusia berakhlak mulia.

Pembagian Akhlak
Akhlak terpuji / Akhlak Mahmudah
Akhlak mahmudah adalah akhlak terpuji atau akhlak yang mulia di sisi Allah dan di sisi manusia. Diantara akhlak mahmudah adalah

Mahabbah
Yang dimaksud dengan mahabbah disini adalah kecintaan kepada Allah dengan sepenuh hati dan diwujudkan dalam ketaatan yang tulus terhadap agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Kecintaah kepada Allah adalah dasar dalam segala amal ibadah dan peri kehidupan setiap muslim. Mahabbah adalah buah daripada iman kepada Allah SWT dan mahabbah haruslah di pupuk dengan menjalankan ibadah yang ikhlas khusus dan tadharu kepada Allah SWT.

Sifat Roja
Roja adalah Rasa dan sikap yang penuh keyakinan bahwa Allah adalah tempat segala harap. Sikap Roja (hidup yang optimis dan penuh harap) sangat penting bagi manusia sebab kehidupan di dunia ini penuh cobaan dan sikap roja harus dimanifestasikan dalam kehidupan yang penuh optimis dan sikap roja harus diwujudkan dalam ikhtiar dan doa karena segala amal manusia tidak akan sia-sia di hadapan Allah.

Sifat Syukur
Syukur adalah menyatakan terima kasih atas segala nikmat Allah yang diterimanya dalam bentuk ucapan dan tindakan.
Dengan berjalan bersyukur kita akan terhindar dari kufur yang akan membawa malapetika dalam kehidupan ini.

Tawakal
Tawakal adalah mempercayakan diri kepada Allah dalam melaksanakan suatu rencana, bersandar kepada kekuatannya dalam melaksanakan pekerjaannya.

Ridho
Ridho ialah menerima dengan rasa senang apa yang diberikan Allah baik berupa aturan hukum maupun qodho dan ketentuan nasib.
Kedudukan ridho adalah merupakan sikap lanjut dari mahabbah dan hendaknya manusia tidak keberatan dalam melaksanakan perintah-perintah Allah.

Taubat
Taubat adalah membetulkan sikap yang salah dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan taat kembali kepada-Nya dengan memperbaharui niat untuk melakukan amal kebaikan.

Taqwa
Taqwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya baik secara sembunyi maupun terang-terangan

Unsur-unsur Taqwa adalah

  • Menjauhi diri dari perbuatan yang dibenci Allah
  • Menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri
  • Menjauhi perbuatan yang merugikan orang lain
  • Akhlak Tercela / Madzmumah

Sifat Ananiyah
Ananiyah adalah sikap hidup tercela yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Ananiyah adalah bentuk sikap yang lebih mengedepankan keakuannya. Secara umum ananiyah merupakan sikap yang terlalu mengedepankan kepentingan diri sendiri dan kalau perlu mengorbankan kepentingan or5ang lain. Lawan sifat ananiyah adalah Itsyariyah yang berarti kebersamaan dan mendahulukan kepentingan orang lain atau masyarakat.

Sifat Ghibah
Ghibah menurut bahasa adalah umpat atau pengunjingan, sedangkan menurut istilah adalah menyebut atau memperdebatkan perihal seseorang ketika ia tidak haris dan sama sekaliia tidak menyukainya seandainya sampai kepadanya.

Sifat Kyiyanah
Khiyanan menurut lughot adalah tidak jujur, tidakdapat dipercaya, tak bertanggungjawab. Sedangkan pengertian khianat adalah suatu sikap atau tindakan menyalahgunakan setiap kepercayaan (amanah) yang diberikan kepadanya yang semestinya disimpan, dipelihara atau disampaikan secara utuh kepada yang berhak.

Sifat Bakhil
Sifat bakhil suatu sikap mental yang enggan mengeluarkan harta atau potensi lain yang menjadi keharusannya untuk dikeluarkan atau diberikan kepada yang semestinya menerima. Sikap ini adalah suatu sikap mental yang enggan mengeluarkan harta atau potensi lain yang menjadi keharusan untuk dikeluarkan atau diberikan kepada yang semestinya menerima.

Sifat Hasad
Hasad menurut bahasa adalah dengki sedangkan menurut istilah adalah menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain baik nikmat itu berupa kekayaan, ilmu pengetahuan ataupun kedudukan dengan disertai harapan agar ia mendapat nikmat tersebut atau tidak.

Sifat Ghina
Ghina menurut bahasa adalah tidak memerlukan sesuatu secara mutlak. Ghina menurut pandangan manusia pada umumnya adalah orang banyak hartanya, dan besar kekayaannya yang berupa tanah dan kebun yang luas. Ghina menurut Nabi Muhammad SAW bukanlah besarnya kekayaan dan harta tetapi adalah kekayaan hati (jiwa). Orang yang merasa cukup dengan apa yang ia miliki ia kaya, ia mulia, ia merasa tidak perlu kepada orang lain adalah sifat yang tercela.

Sifat Hiqd
Hiqd adalah seseorang yang hatinya tetap merasa berat dan benci kepada orang lain serta menghindarinya dan perasaan itu tetap melekat padanya.

Dendam timbul karena marah dan akan menimbulkan akibat yang macam-macam.

Taqqabur
Taqqabur adalah menurut bahasa adalah membenarkan diri, menganggap dirinya lebih dari orang lain. Taqqabur adalah sikap mental yang memandang rendah terhadap orang lain, sementara ia memandang tinggi dan mulia terhadap dirinya sendiri.

Ciri-ciri Taqqabur adalah

  • Riya
  • Meremehkan orang lain
  • Keji mulit
  • Memalingkan muka ketika bertemu dengan seseorang
  • Berlagak dalam berbicara
  • Pemborosan dalam harta benda
  • Berlebih-lebihan dalam berpakaian
Tagged with: